| PINBB - 25B407DC | CALL/WA/SMS - 082125151037 | EMAIL: INFO@KAKIGATEL.COM |

Mengintip bayi Pari Biru di Pulau Samama

Lagi, nirwana bahari Borneo menawarkan kejutan-kejutan memukau. Ratusan spesies ikan dari ukuran mini hingga yang sebesar Paus pun bisa Anda temukan d kawasan pulau-pulau disekitar Kabupaten Berau, Kecamatan Derawan.
Setelah tergeser ombak di Sangalaki, speedboat kami melaju kembali menuju Pulau bernama Samama atau Semama. Hanya sekitar 20 menit dari perairan Sangalaki.
Semama Island adalah habitat bagi hutan bakau atau Mangroove. Pulau ini juga difungsikan sebagai suaka margasatwa wilayah Kabupaten Berau. Dari kejauhan nampak beberapa spesies burung sedang mengangkasa di atas perairan Semama. Rupanya burung-burung itu adalah salah satu penghuni suaka margasatwa Semama. Saat malam tiba burung-burung itu akan kembali ke dalam hutan rimbun pulau Semama.
Speedboat kami melaju pelan ketika mendekati pinggiran pulau Semama, rupanya banyak rumput mengapung di permukaan airnya. Nampaknya sang nahkoda kapal kami begitu hafal dengan kendala yg satu ini.
Dataran laut di tepiannya termasuk dangkal. Bahkan menjadi rawa-rawa dengan jejeran pohon bakau yang kian meraksasa.
Rupanya tak hanya si habitat bakau yang menjadi keunikan pulau Semama, lainnya banyak spot snorkling di sekitar pulau sunyi ini. Jenis biota lautnya pun beragam, Anda dapat menemuka Nemo cantik dan Yellowfin di kawasan yg cukup dangkal. Di kedalaman 3 hingga 5 meter Anda bisa mengintip bayi-bayi Manta Ray sedang berteduh di bawah terumbu karang. Beruntung kami menemukan bayi Manta biru yang sangat cantik.
Makhluk laut lainnya yang bisa Anda temui di sekitar perairan pulau Semama antara lain adalah lumba-lumba (Delphinus), penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Erethmochelys fimbriata), dan dugong (Dugong dugon). Pigmy Seahorse meski tak banyak, namun pada musim-musimnya Anda akan mudah menemukannya.
Perairan spot-spot snorklingnya terbilang unik, sebentar Anda akan merasakan air terasa hangat, di satu meter kemudian Anda tiba-tiba akan merasakan air yang sangat dingin.
Ombak relatif tenang menjelang sore kami di perairan ini. Harta kekayaan laut nusantara ini nyatanya sanggup membuat kami terlena, sedang diatas kami matahari mulai redup dan turun. Mesin speedboat pun akhirnya dihidupkan, meluncur di buliran-buliran ombak dan langit yang mulai gelap, menuju penginapan di Pulau Derawan. Saat kami tengok ke belakang, puluhan burung-burung bergerombol mengangkasa menuju Pulau Semama. Saatnya kembali ke peraduan. Sampai jumpa esok pagi, laut Borneo!
Ssssst : Next ada Maratua Island : Si Paradise nya Borneo. Penasaran kan? Yukkk mareee..

Leave a Reply