| PINBB - 25B407DC | CALL/WA/SMS - 082125151037 | EMAIL: INFO@KAKIGATEL.COM |

TIGA HARI MENGARUNGI MISTISNYA SUNGAI YANGTSE

Siapa yang tak mengenal Yangtse River? Disebut sebagai sungai terbesar ketiga setelah Nil di Afrika dan Amazon di Amerika Serikat. Sungai yang dijuluki Naga Besar Cina ini merupakan sumber air bagi bumi Tiongkok. Kemegahannya menjadi pemisah bumi Cina bagian Utara dan Selatan. Berasal dari aliran glasier Gunung Tanggula di Propinsi Qinghai, Cina bagian barat. Alirannya melintasi hampir sebelas propinsi dari Cina Barat ke propinsi yang ada dibagian timur Cina. Mulai dari Qinghai, Tibet, Sichuan, Yunnan, Chongqing, Hubei, Hunan, Jiangxi, Anhui, Jiangsu hingga ke timur laut Cina di Shanghai.
Sungai sepanjang 6.380 km ini bukan hanya terkenal dengan keanggunan dan ketenangannya, keelokan dan aura mistis dari panorama tebing-tebing raksasa yang menjadi dindingnya pun patut di jelajahi saat anda berkunjung ke negeri Tirai Bambu ini. Mengarungi Yangtse River ini konon sama saja dengan menjelajahi kehidupan 5000 tahun sejarah Cina dahulu.
Di era kebangkitan pariwisata ini, rasanya tak lagi sulit untuk mencari kemisteriusan Sungai Yangtse. Banyak paket perjalanan yang menawarkan eksplorasi sungai Yangtse dengan kapal Cruise. Anda hanya perlu memilih paket yang ditawarkan dari sebelas spot utama yang dilintasi aliran sungai Yangtse. Paketnya beragam, dari mulai rute hingga lama perjalanan dan tempat-tempat yang ingin di kunjungi. Salah satunya adalah rute Beijing – Xian – Guilin – Yangshuo – Guilin – Chongqing – Sungai Yangtze – Yichang – Shanghai, dengan lama perjalanan antara 12 hingga 15 hari. Atau ingin menikmati kemisteriusan Tibet, anda tinggal pilih rute Beijing – Xian – Lhasa – Chongqing – Sungai Yangtze – Yichang – Shanghai dengan lama perjalanan 15 hari.
Di perjalanan kali itu, kami memilih paket rute terdekat dan termurah. Di dorong rasa penasaran dengan Bendungan Tiga Ngarai di Yichang, kami memilih rute Chongqing – Yangtze River Cruise Yichang, dengan lama perjalanan 3 hari. Setelah diberi kesempatan menikmati sejarah kota Chongqing, peserta digiring ke dermaga dan memulai pelayaran. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Shibaozhai, yang memiliki sejarah 400 tahun lalu. Kawasan ini merupakan teritori keresidenan bangsawan Zhongxian. Terdapat beberapa kuil kuno, menara cantik, gua, hingga lansekap menarik diatas residen ini. Bukan hanya itu, pengunjung disuguhkan pameran kebudayaan, dari mulai tarian hingga seluk beluk sejarahnya.
Setelah puas dengan unsur kebudayaan tersebut, kami diberikan waktu seluas-luasnya untuk menikmati pemandangan di sepanjang Sungai Yangtse, tebing-tebing raksasa menggeliat ditumbuhi lumut-lumut kehijauan, aliran Sungai Yangtse serupa menyerupai tubuh seekor naga, berkelok-kelok. Anda juga bisa menghitung berapa banyak anak sungai Yangtse yang dilewati, sebelum akhirnya anda menemukan proyek terbesar Cina, apalagi kalau bukan Three Gorges. Bendungan Tiga Ngarai tersebut disebut sebagai salah satu bendungan terbesar didunia.
Nikmati suguhan panoramik Sungai Yangtse melalui Tiga Ngarai sepanjang hampir 200 m , ada Ngarai atau lembah Qutang, Lembah Wu, dan Lembah Xilin. Di mulut ngarai Qutang, pengunjung disajikan lansekap unik dari kota yang terkenal dengan Kuil Baidi. Ngarai Qutang menjadi rute terpendek, namun sangat impresif dengan kehadiran residen-residen kuno dari para bangsawan terdahulu. Lain hal dengan suguhan di Ngarai Wu, keseluruhannya merupakan lansekap dari tebing-tebing raksasa yang menjulang, apik bak lukisan. Sedangkan Ngarai Xilin memiliki sensasi jalur yang lebih berliku-liku. Di perbatasan antara Ngarai Wu dan Xilin, pengunjung diajak sedikit berdebar beberapa jam untuk melintasi sebuah perairan bernama Shennong, perairan dengan empat ngarai tersebut memiliki kampung adat dengan kehidupan yang bisa di bilang masih primitif. Kebudayaannya bisa dirasakan dengan mengayuh sampan bersama mereka.
Puas dengan Tiga Ngarai, kapal Cruise membawa kami ke lokasi Bendungan. Bendungan Tiga Ngarai ini terletak di sekitar 27 mil dari hulu kota Yichang, Propinsi Hubei. Dan merupakan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air terbesar. Rentang bendungan memiliki dimensi panjang 2.335 meter dengan ketinggian mencapai 185 meter. Lebar bendungan bagian atas 40 meter sedangkan bagian bawah hampir tiga kalinya yaitu 115 meter.
Panjang reservoir bendungan mencapai 600 km dan dapat menampung 39,3 km kubik air sungai Yangtze. Setidaknya1,3 juta penduduk telah di pindahkan untuk projek pembangunan ini. Mengeruk hampir 134 juta m³ tanah, menghabiskan 28 juta meter³ beton dan 463 ribu ton baja, setara baja yang dibutuhkan untuk membangun 63 menara Eiffel.
Bendungan yang kontruksinya selesai tahun 2009 lalu ini dilengkapi dengan 26 turbin pembangkit listrik dengan kapasitas masing-masing 700 MW. Total kapasitas pembangkit listrik mencapai 22.500 MW yang dapat mensuplai listrik sekitar 84,7 Twh. Meski projek ini masih mengundang berbagai kontroversi, namun nyatanya ini adalah bukti apresiasi Cina terhadap perkembangan tekhnologi, terutama di bidang infrastruktur.
Perjalanan tidak hanya sampai Bendungan Tiga Ngarai ini, anda masih bisa menikmati kota Yichang dan sejarah serta budayanya.

Leave a Reply