| PINBB - 25B407DC | CALL/WA/SMS - 082125151037 | EMAIL: INFO@KAKIGATEL.COM |

Wisata Kuliner Khas Toraja

Apa sih yang Anda ingin tahu ketika traveling menjelajah sebuah tempat? Adat dan budaya nya sudah pasti, lanskap dan suasananya jadi nomor satu. Bagaimana dengan kulinernya? Pasti tak ingin Anda lewatkan pula kan!
Toraja gak hanya apik dengan tongkonan, sapi belang atau pesta adat Rambusolo-nya. Kuliner khas Toraja juga patut jadi bagian waktu kunjungan Anda. Hmm, apa yang khas dari Toraja? Yuuk melipir ke warung Pong Buri atau Nek Buri di bilangan Jalan Emiselan, tak jauh dari jalan utama Rantepao.
Hey, kami pikir restoran besar khas Tana Toraja. Rupanya hanya seonggok gubuk bambu. Tapi aduhai kawan, yang datang seperti gerombolan tamu undangan Presiden saat makan gratis. Dari yang bergaya perlente, seragam tentara, hingga wajah ke bule-bulean nampak antri panjang untuk dapat duduk di warung pojokan jalan ini.
Sederhana, tak lebih cantik dari warteg yang berjamur di Jakarta. Beberapa baskom besar berjejer dengan masing-masing menu. Ada ayam, ikan dan ada daging pula. Eit, bagi yang muslim harap tak menyentuh menu daging ya! Yep benar, itu daging babi favorit orang Toraja.
Karena ingin tahu semua rasa dari menu yang ditawarkan, kami memesan satu porsi setiap menu-nya. Beragam, ada ayam sayur kari, ikan goreng dan babi, hidangan favorit Arta. Hidangan ikan mas digoreng kering disebut Bale. Sedangkan Papiyong adalah citarasa pepes segar, terbuat dengan campuran utama baik daging ayam ataupun babi.
Yang khas lagi ada citarasa Pamerasen, yaitu hidangan semacam babi kecap. Rupanya, citarasa warna hitamnya itu bukan kecap, tapi dari bumbu khas yang terbuat dari campuran buah kluwek. Nah, biar mak nyoss seperti Pak Bondan, makan nya dengan lombok yang pedasnya seger aduhai. Lombok atau cabe nya terkenal pedas, dicampur irisan tomat dan irisan kulit jeruk nipis, mirip dabu-dabu khas Manado.
Hidangan minuman khas warung Pong Buri adalah Balok alias arak khas Toraja. Arak putih susu ini terbuat dari hasil fermentasi pohon Enau. Kadar alkohol dalam kandungan air Balok ini sekitar 15%. Rasa aslinya juga agak manis. Tidak terasa alkoholnya, namun hati-hati kawan, batasi beberapa gelas saja, tak terasa kamu sudah Tipsy.
Buat Anda yang enggan mencoba keunikan pohon Enau ini, bisa memesan air putih saja atau minuman dingin. Masih penasaran dengan hidangan khas Toraja, coba cicip bakso Babi. Kedai bakso di Tana Toraja tak ada yang berbahan daging sapi seperti yang dijual kedai bakso pada umumnya. Disini semua bakso babi atau dari campuran daging kerbau. Mie nya juga hanya bihun buatan. Kuahnya asli kuah babi dan tak ada campuran bumbu khusus, hanya sedikit garam.
Minuman yang khas di Tana Toraja bukan hanya Balok rupanya. Coba icip-icip jus Tamarela, jus yang terbuat dari terong belanda. Rasanya manis dan segar. Harganya juga terjangkau, hanya 5000 Rupiah.
Sudah kenyang?? Kini Anda bisa melanjutkan penasaran Anda lagi tentang Toraja. Atau ingin melanjutkan perjalanan ke daerah terdekat dengan Tator? Ayooo aja, sapppaa takuut?? Makasar Yuuk kawan!!

Leave a Reply